Buku Tamu  ::   Surat Pembaca  ::   Kontak Kami  ::   

Real Count Timses: Indra P Simatupang raih suara tertinggi dari PDIP untuk Dapil V Jabar, Kab. Bogor

Berita


Minggu, 24 Juli 2011 09:42 Oleh: Dinda Soenandar

Dipelopori UIKA dan YES

Buka Wawasan Baru Dengan Kewirausahaan

Harsono Hadisumardjo saat memberikan seminar kewirausahaan di UIKA. Foto : Cakrayuri | Warta Pakwan

Bogor - Warta Pakwan | Memotret kondisi bangsa Indonesia selalu meninggalkan keprihatinan tersendiri. Banyak anak Indonesia gagal mengecap pendidikan dan menderita kelaparan. Pendidikan dijadikan industri sehingga berkembang menjadi ladang bisnis baru untuk para pengusaha.

Sekolah-sekolah berusaha mencari cara agar dapat memperkaya diri dengan meninggikan biaya pendidikan, tanpa mempertimbangkan bagaimana membuat pendidikan murah dan terjangkau oleh rakyat.

Melihat kondisi bangsa yang semakin terpuruk, Yayasan Ekspekta Sejahtera (YES) bekerjasama dengan Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Agama Islam Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor mengadakan seminar untuk mengangkat permasalahan tersebut.

Seminar yang bertema Kewirausahaan Sosial Pemuda Indonesia ini mengundang Didin Hafidhuddin, ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Hendri Tanjung, salah seorang dosen pasca sarjana UIKA Bogor sekaligus penulis novel ekonomi pertama di Indonesia, dan Harsono Hadisumardjo, salah seorang pembicara dari YES.

Seminar yang berlangsung dari pukul 09:00 WIB ini dihadiri sedikitnya oleh 50 orang peserta, yang berasal dari masyarakat umum dan mahasiswa baik dari daerah Bogor maupun luar daerah Bogor seperti Solo, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Saya merasa sangat senang dan tersanjung, ada tamu atau peserta yang datang jauh-jauh dari NTB. Kami harus appreciate dengan kehadirannya,” kata Hendri Tanjung ditengah-tengah seminar, Sabtu (23/7) 2011.

Seminar yang bertujuan untuk membuka wawasan baru terhadap peserta akan kewirausahaan sosial untuk membangun kemandirian pemuda Indonesia ini sangat menarik perhatian peserta, seperti yang diungkapkan oleh Nanda, salah seorang mahasiswi yang berasal dari Perguruan Tinggi Swasta daerah Jakarta.

“Saya merasa seminar ini menarik, karena ini merupakan ajang saya untuk menggali ilmu agar saya bisa menjadi seorang businessman handal, dan juga pembicara yang dengan santai memberikan materi sehingga saya merasa nyaman ikut seminar ini,” katanya pada tim Warta Pakwan.

Selain seminar yang berlangsung selama tiga jam ini, UIKA dan YES juga mengadakan seminar kedua dan mengadakan pelatihan kewirausahaan yang bertujuan untuk melahirkan pemuda tangguh di masa depan, yang diisi oleh Rijalul Imam.

 

dinda@wartapakwan.com

Social Bookmarks (sp_socialbookmarks): Could not open file "".

Komentar

Tidak ada data diketemukan

Belum ada yang berkomentar

Tambah Komentar