Buku Tamu  ::   Surat Pembaca  ::   Kontak Kami  ::   

Informasi dan Undangan Liputan 0816 148 6092

Berita


Senin, 11 Juli 2016 10:52 Oleh: ermawan

Berani Pasang Kujang Di Dada

Kang Dadang: Harus Berani dan Berani Jujur

Kang Dadang H. Padmadiredja.

Maraknya penggunaan simbol kesundaan, diantaranya kujang belakangan ini direspon positif budayawan Bogor  Dadang H Padmadiredja. Menurutnya, dari segi pengenalan lambang tentunya  cukup positif, sekurangnya sudah ada kesadaran tentang simbol kesundaan yang menjadi kebanggaan.

Hanya saja, menurut pria teureuh Ciamis yang akrab disapa Kang Dadang HP ini, masih banyak juga yang kurang memahami makna kujang sebagai pusaka serta  filosopi di dalamnya. Kujang  sebenarnya mempunyai banyak makna. Diantaranya kenanap ada Kujang Kuntul, Kujang Jago, Kujang bangkong, naga dan sebagainya.

Secara  filosopis kujang Jago dipakai oleh para senapati, Prajurit para hulubalang yang artinya mereka yang memegang sejata  ini bernyali berani, tidak takut karena memang tugasnya bertempur dan penjaga keamanan atau jagabaya.  

“Jadi alangkah baiknya mereka yang sudah menggunakan kujang di dadanya, siapapun itu. Harus dibarengi dengan menjaga sikap berbuat jujur. senantiasa melaksanakan amanah,  melaksanakan kewajiban sebagai mahluk kepada Sang Khalik, melaksanakan amanat karuhunnya, silih asih, asah asuh dan perilaku baik lainnya. Jadi, Sundana ulah Palsu,” tegas Kang Dadang HP.

Social Bookmarks (sp_socialbookmarks): Could not open file "".

Komentar

Tidak ada data diketemukan

Belum ada yang berkomentar

Tambah Komentar

Adding an entry to the guestbook
CAPTCHA image for SPAM prevention