Buku Tamu  ::   Surat Pembaca  ::   Kontak Kami  ::   

Informasi dan Undangan Liputan 0816 148 6092

Berita


Senin, 13 Juni 2011 15:39 Oleh: Haris Kurniawan

Memiliki Banyak Talenta

MP Ranudirjo, Dari Pecatur Hingga Pengamen

BERNYANYI - MP Ranudirjo bernyanyi diiringi permainan gitar sang Ayah, Ponco. Foto : Ira Firdianti | Warta Pakwan

Lengkingan suara merdu itu membangunkan sejumlah warga di tengah teriknya sinar matahari yang menyinari Komplek Bojong Depok Baru. Kaki-kaki kecilnya tak goyah saat menapaki panasnya aspal siang itu.

MP Ranudirjo, bocah dua belas tahun itu terpaksa harus memilih jalan hidupnya dengan mengamen ditemani sang ayah yang setia mengiringi setiap alunan lagu lewat gitar coklatnya. Mungkin tanpa disadari semua orang hanya menyangka bahwa ia hanyalah seorang anak pengamen yang diberi kelebihan suara indah oleh sang Maha Kuasa.

Namun siapa sangka, dibalik itu semua Ranu memiliki perjalanan hidup yang luar biasa. Ya, hal tersebut dapat terlihat dari gelar “MP” yang ia miliki. Mungkin tak banyak orang yang tahu arti itu, tapi lain hal bagi mereka yang bergelut di dunia percaturan.

MP atau Master Percasi adalah gelar yang diberikan bagi mereka yang memang master dibidang percaturan. Ranu kecil memang dikenal sebagai anak yang memiliki keahlian dalam bermain catur, bahkan kemampuannya itu tak perlu diragukan ketika dirinya meraih medali emas catur tingkat Asia Tenggara mewakili Indonesia beberapa waktu lalu. Keahliannya didapat bukan karena kedua orang tuanya adalah seorang pecatur handal. Menurutnya semua didapatkan secara otodidak.

“Semua kemampuan catur saya hanya didapat secara otodidak, dan saya memang gemar bermain catur,” tukas Ranu saat di wawancarai wartapakwancom. Namun cita-cita untuk terus menjadi pemain catur professional yang mampu mengharumkan nama bangsa harus tertunda, setelah dirinya merasa kurang mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

Tak sampai disitu, sulung dari empat bersaudara ini juga memiliki kemampuan lebih. Salah satunya dalam olah vokal, tak tanggung- tanggung anak Babakan Madang ini pernah berhasil merosok ke Final salah satu ajang pencarian bakat usia anak-anak yang diadakan salah satu stasiun televisi swasta nasional.

“Waktu itu Ranu sudah masuk Grand Final, tapi disaat bersamaan ada perlombaan catur di Kalimantan. Maka ranu meninggalkan acara itu dan memilih ikut perlombaan catur,” ungkap Ranu sambil tersenyum kecil.

Berkat dua talenta yang dimilikinya Ranu pernah ditawarkan mendapat penawaran untuk bersekolah di Jubilee School Internasional, serta mendapat anak didik dibawah MenteriPemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menneg PP-PA) Republik Indonesia, Linda Gumelar. Namun karena persetujuan yang dinilai terlalu berat, Ponco, Ayah Ranu pun menolak MoU itu.

 “Perjanjiannya cukup berat untuk saya sebagai seorang ayah. Karena Ranu harus terpisah jarak dengan saya. Sementara hanya saya yang tahu Ranu semua sifat Ranu,” jelas sang ayah. Menurut Ponco, keterpaksaan biaya hiduplah yang memaksa dirinya dan Ranu turun ke jalan untuk mengamen.

Namun ketika ditanya profesinya saat ini sebagai pengamen, Ranu kembali melemparkan senyum kecil sembari mengatakan bahwa ia tidak malu menjalankan profesi itu meski dulu ia pernah meraih peringkat II Jagoan Cerdas Indonesia, dan membawa dirinya dapat bertemu dan berfoto dengan Wakil Presiden RI, Boediono.

“Enggak, saya gag malu untuk mengamen,” katanya.

Kini Ranu berharap kelak nanti, dirinya dapat menjadi seorang penyanyi terkenal meski merasa berat meninggalkan cita-cita awalnya sebagai pecatur.  Karena menurutnya untuk menjadi seorang pecatur yang telah memiliki berbagai prestasi dan piagam memerlukan semangat yang luar biasa, bahkan tak jarang hingga mengeluarkan air mata

“Untuk kedepan saya ingin jadi penyanyi, karena itu saya akan terus berusaha dan berlatih,” tutupnya diiringi tertawa kecil. Tetap semangat Ranu !!!!

harris@wartapakwan.com

Social Bookmarks (sp_socialbookmarks): Could not open file "".

Komentar

Tidak ada data diketemukan

Belum ada yang berkomentar

Tambah Komentar

Adding an entry to the guestbook
CAPTCHA image for SPAM prevention