Buku Tamu  ::   Surat Pembaca  ::   Kontak Kami  ::   

Informasi dan Undangan Liputan 0816 148 6092

Berita


Rabu, 19 Oktober 2011 14:43

Berumur 19 Tahun

Wow, Ini Dia Calon Haji Termuda

Fauzie Pari (19), Calon Haji termuda dari Kabupaten Bogor. Foto : Kurniawan | Warta Pakwan

CIBINONG – Warta Pakwan | Kendati terbilang muda tak jadi halangan untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

Fauzie Pari (19) calon haji (calhaj) termuda di kloter 39 Kabupaten Bogor lepas landas dari Masjid Baitul Faizin Cibinong, belum lama ini. Bersama 440 calhaj lainnya Fauzie berangkat menggunakan bus yang sudah disediakan Pemda Kabupaten Bogor.

Lelaki belia ini berangkat sendiri untuk meraih gelar haji mabrur di tanah suci. Usianya yang baru menginjak 19 tahun menjadi gambaran anak muda yang taat kepada perintah Allah SWT. Fauzi baru saja lulus dari SMA dan kini ia terdaftar sebagai mahasiswa Institut Pertanian Bogor semester awal. Dan ia tercatat sebagai warga perumahan TM.Pagelaran Desa Padasuka Kecamatan Ciomas.

Menurut pengakuan anak muda ini ia berangkat menggunakan uang hasil usahanya sendiri ditambah pemberian dari orang tuanya. Di keluarganya ia mengaku bukan sebuah kebanggan karena dirinya termasuk telat menunaikan ibadah haji. Keluarga lainnya banyak yang pergi ketanah suci saat usia 17 tahun.

“Puji syukur yang sangat mendalam bisa menikmati perjalanan berhaji pada tahun ini. Kesempatan ini akan saya pergunakan untuk beribadah sepenuhnya meraih ridho Allah. Harapannya semoga ketika pulang nanti menjadi Haji yang mabrur,” ungkap anak muda yang juga menjadi ketua regu ini.

Selain Fauzi nampak pula Ajudan Wakil Bupati Hery Ortega yang sudah mengenakan pakaian dan atribut berhaji. Didampingi istrinya Eka, tahun ini ia mengemban tugas mulia menunaikan ibadah haji ke Baitullah.

Pelepasan haji dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kementrian Agama H.Suhendra, Sekda Kabupaten Bogor Nurhayanti dan Ketua MUI Kabupaten Bogor Mukrie Adji. Dalam sambutannya Suhendra menghimbau bahwa kewajiban naik Haji harus dilakukan secara hikmat. Calhaj diminta untuk menghindari hal seperti menyibukan diri di tempat perbelanjaan karena dapat mengurangi kehusuan ibadah.

“Pebanyaklah kesabaran saat menjalani ibadah, saat melakukan rukun haruslah berniat kepada Allah SWT. Kemudian saat memotong hewan kurban ikhlaskanlah hati. Dan kembalilah ke tanah air menjadi Haji yang mabrur,” tutur Kepala Kementrian Agama ini.

CR2/Ris

Social Bookmarks (sp_socialbookmarks): Could not open file "".

Komentar

Tidak ada data diketemukan

Belum ada yang berkomentar

Tambah Komentar

Adding an entry to the guestbook
CAPTCHA image for SPAM prevention